PENGALAMAN HIDUP ORANG YANG MENGINSPIRASI SAYA..

Assalamualikum warohmatullahi wabarakatuh,

Udah kira – kira 2 minggu saya tidak menulis notes. Alasannya belum ada ide untuk mendorong saya menulis. Jangan berpikir yang aneh aneh dulu. Bukan manusia yang mendorong saya. Tapi pengalaman. Dan yang pasti atas izin Allah juga.

Insyaallah saya ingin membagi pengalaman baru melalui tulisan ini. Memang sulit sekali ketika ingin menulis ketika tidak ada bahan yang ingin ditulis. (lawas..) olehkarena itu sekarang saya ingin bercerita tentang pengalaman saya hari ini.

 

Dalam targetan hidup saya, tahun ke-2 saya menjadi mahasiswa ini adalah saya ingin memfokuskan ke lomba – lomba dan bisnis, insyaallah.. selain kuliah tentunya. Miris sekali ketika ada seseorang bisa lebih berkembang dari diri saya sekarang ini. Poinnya dia lebih bisa bermanfaat bagi orang banyak. Investasi dengan Allah sangat banyak.

Continue reading

KEPANITIAANKU DI BEM ITS

Assalamualikum ……

Kali ini mau menulis tentang kepanitiaanku di BEM ITS.

Aku suka banget sama OC BEM ITS.

Sudah banyak kegiatan – kegiatan yang berasal dari BEM ITS aku ikuti. Dan aku menjadi OC didalamnya. Kegiatan – kegiatan itu diantaranya HARI BUDAYA ITS, OCEAN WEEK’S 6, INTERVAL, BLH. Dari keempat proker itu paling banyak dari kementrian social dan kemasyarakatan.

Ada yang oprek (open recruitment) ada juga yang closerek (close recruitment). Semua itu berawa dari keberanianku saat mengikuti BLH. Awal yang bagus. Bertemu dengan orang  – orang sosmas yang begitu keren. Dan sangat membantu dalam hal komunikasi dengan masyarakat, karena semua programnya orientasinya untuk masyarakat.

Azimah awal masuk ITS adalah orang yang sangat berpengetahuan sedikit. Bisa dikatakan gak tahu apa – apa. Keputusan yang sangat bagus ketika aku mengumplkan form oprek untuk BLH. Pertama kali rapat di sekretariatan BEM. Bertemu orang – orang BEM lain yang hebat – hebat. Dari situlalah aku berkeinginan untuk terus belajar lebih jauh.. Tugasku di BLH menjadi dana. Aku gak tau konsep acaranya, tetapi aku harus menyebar proposal. Apalagi ini membawa nama ITS. Suatu hal yang berat. Aku gak bisa berkontribusi banyak untuk kepanitiaan ini. Tidak bisa mengoalkan satu proposal pun.

Kepanitiaanku mulai ku coba. Aku mendaftar ocean week dan saat itu juga aku ikut kepanitiaan KPP Gerigi. Tugasku di OW hanya menjadi sie dana. Jadi gak tau konsep acara secara keseluruhan. Mereka hanya membutuhkan tenaga untuk menyebar proposal (mungkin). Hahahaha….

OW bisa membantuku untuk eksistensi di BEM. Jadi ndak papa lah aku jalani saja. OW juga memberiku pengalaman untuk bernegosiasi dengan perusahaan. Sekali lagi karena tidak mengerti konsep acara. Jadinya aku pribadi tidak bisa mendapatkan dana sepeserpun. Untuk itu ketika akan ada kepanitiaan lagi aku gak mau masuk sie dana, fundrising, atau apapun namanya yang berhubngan dengan pengiriman proposal ke suatu perusahaan untk mendapatkan uang.

Dalam satu waktu aku memegang 2 kepanitian selain OW yaitu KPP Gerigi. KPP Gerigi yang bisa disebut interval ini lebih membuthkan pemikiran. Aku disini menjadi sie acara. Meskipun bukan koor aku tetap menikmati ini. Ada satu alasan besar yang membuat aku tidak mau menjadi koor, Yaitu masalah keuangan keluarga. Sudah aku tulis di note sebelumnya dengan judul  “Hilangnya Uang Keluarga” keinginan untuk menjadi koor itu sangat besar buatku. Mungkin ini belum saatnya. Tanggng jawab besar dari seorang koor adalah harus selalu berkoordinasi dengan anggotanya. Itu yang aku tidak bisa karena masalah financial. pada akhirnya aku tidak bisa total di interval ini. Aku tidak bisa memegang sub acara jalan sehat. Dan saat hari H, aku tidak penuh mengheandle acara karena aku ikut TD. Dilemma yang sangat menguras otak.

Continue reading

Hari Budaya ITS

Awal konsep yang diberika pada ku saat closerek begitu mengagumkan sehingga aku tertarik untk ikut bergabung menjadi oc hari budaya. Aku dapet workshop seni. perjalanan menjadi oc workshop seni sanggat melelahkan, karen blum punya pengalaman dan blm punya link sama sekali di bidang budaya ini..
closerek saat itu bertepatan denga liburan semester1 jadi masih banyak waktu untuk memikirkan. kenyataanya sangat tidak diduga aku fakum dengan mencari2 link, konsen ke acaraku yang lain, jadinya aku tidak total di haribudaya. setelah oprek kan ada welcome party (wp) lah disitu aku langsung ganti bidang ke pasar tradisional…. dengan pemikiran bahwa pasar tradisional lebih mudah… ternyata sama aja… aku juga belum bisa melobi pedagang agar mau ikut acara hari budaya.. . ahh…. sebel banget

hari demi hari aku belum mendapatkan pedagang yang bisa diajak untk dateng ke hari budaya. dimarahin koor juga.. bener bener gak bertanggung jawab aku, perasaan merasa bersalah sangat melekat saat itu.. berhari hari berusaha mencari tetapi tidak ada juga yang mau bergabung.. akhirnya aku sempet vakum lama tidak mengurusi hari budayaku… setiap saat selalu terpikir hari budaya di otakku karena kau tahu ini acara pertama buat KM ITS jadinya hars serius… jalan terbuka lebar ketika konsep pasar tradisional diubah.. paguyuban – paguyuban dari ITS ikut datang meramikan acara kita. sehingga aku sudah sedikit lega. dari situ semangatku mulai muncul dan tidak menyepelekan hari budayaku….

Continue reading

Antara Pendidikan dan Penghasilan

Surabaya, 4 Februari 2011 jam 8.00

Apa akan ada kurva yang menunjukkan semakin tinggi pendidikan seseorang maka semakin tinggi penghasilan yang didiapat? Atau semakin rendah pendidikan seseorang semakin rendah penghasilannya?  

Apa ada yang menjamin itu?

Mari kita lihat kenyataan. Saatnya kita menggunakan rasional kita dan merubah pandangan itu untuk kehidupan yang lebih baik. Amien..

Kita buktikan satu persatu

  1. Pemain bola dunia yang rata – rata lulusan SMA dengan professor di universitas ternama ? bagaiman dengan gaji mereka? Apa sebanding dengan pendidikan yang mereka dapatkan?

Ternyata tidak, pemain sepak bola seminggu bisa sama dengan penghasilan professor setahun.

  1. Para artis cilik Hollywood yang belum tamat SD atau SMP dengan doctor dan professor?

Gaji para artis cilik itu untuk 1 film sukses bisa sama dengan gaji dan tabungan doctor atau professor seumur hidup.

Continue reading

JANGAN TAKUT MASUK KE BIDANG YANG TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN STUDI

Surabaya, Jumat, 4 February 2011. Jam 09.00

JANGAN TAKUT MASUK KE BIDANG YANG TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN STUDI

Banyak diantara kita takut kalau – kalau studi yang sedang kita ambil tidak sama dengan pekerjaan yang akan kita jalani. Dan mengikuti pandangan orang banyak ketika ingin masuk perguruan tinggi.

Sebagai contoh ketika saya ingin masuk kuliah, saat itu SMA kelas 3 dan harus melanjutkan kuliah. Pandangan kehidupan yang saya inginkan ketika dewasa nantinya pun belum jelas. Karena belum meiliki bakat dan kemampuan yang saya miliki. Alhasil aku mengikuti trend yang ada. Dengan iming – iming nanti setelah lulus akan mendapatkan gaji besar. Jelas nasibnya setelah lulus, dll.

Pekerjaan yang paling diminati anak – anak SMA ketika itu adalah dokter, arsitek, sipil, informatika. Saya ingin mencoba sense menjadi dokter, akhirnya memilih kedokteran. Tuhan berkata lain, saya tidak diterima di kedokteran dan saya keterima di pilihan kedua yaitu teknik lingkungan. Sebenernya pemilihan teknik lingkungan sendiri di pilihkan teman saya, dan saya menyetujuinya.

Setelah saya menjalaninya sampai sekarang ternyata masuklah berbagai info mengenai kedokteran. Maksudnya kendala – kendala yang harus saya hadapi ketika saya masuk jurusan kedokteran. Masih menunggu waktu lama jika berorientasi ke uang. Lebih lama daripada sarjana teknik, harus ini itu, dll. Dengan sangat bersyukur pada Allah SWT karena sudah memberikan jalan yang Allah kehendaki buat saya. Sehingga saya bersyukur masih bisa bertahan sampai sat ini.

Continue reading

IMB

Reality show yang membuatku senang itu sebuah rality show yang menampilkan bakat. Seperti yang ada di Trans Tv. Aku tau reality show itu dari seorang teman, namanya Dion. Waktu aku  lagi nganggur ada sms masuk dari dia, isinya “Liato Trans Tv sekarang, ada KLANTINK “ langsung aku minta adikku untuk memindah channel tv ke Trans Tv. Ternyata bagus banget acara itu. Aku mulai menyukainya setelah penampilan dari KLANTINK. Setiap sabtu dan minggu aku usahakan untuk nonton aksinnya. Walaupun kadang tidak sempat nonton karena ada suatu hal.

Baru tadi malem aku hampir melihat keseluruhan acarannya. Biasannya aku hanya melihat 3 show. Itu sebelum dan sesudahnya penampilan dari KELANTINK. Awal aku tahu IMB (Indonesia Mencari Bakat) memang betul – betul dari Dion. Hohohoho….

Bersyukur banget aku tau acara itu. Hiburan di malam mingguku. Hehehehehe. Maklum aku gak suka keluar rumah. Dan bukan acara wajibku untuk keluar rumah setiap malam minggu. Bukan tradisiku.

Sebetulnya 1 keluarga menyukai acara itu, hanya 1 yang sangat tidak menyukai yaitu abiku. Setiap aku mengganti ke acara itu langgusung dengan cepat abiku memintaku untuk mengganti film lain. Namanya Azimah kalau itu kesenangannya pasti males banget untuk menjalankan perintah itu, karena tidak sesuai dengan keinginannya. (keras kepala banget to? Hohohoho). Alhasil tv langsung dicabut sama abiku. Dan itu membuatkku jengkel. Huh!!

Itu masih hari 1. Hari ke-2 terjadi lagi. Semakin penasaran aku, kenapa se gak boleh?? Tapi hari itu aku agak lunak, biar gak dicabut tv-nya. Aku ganti film lain, tapi kalo filmnya udah sponsor dengan cepat tak ganti ke IMB. Kejadian itu sering terjadi. Aku hanya untung – untungan kadang bisa liat KLANTINK kadang malah sama sekali gak bisa liat. Sial!

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.