JANGAN TAKUT MASUK KE BIDANG YANG TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN STUDI

Surabaya, Jumat, 4 February 2011. Jam 09.00

JANGAN TAKUT MASUK KE BIDANG YANG TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN STUDI

Banyak diantara kita takut kalau – kalau studi yang sedang kita ambil tidak sama dengan pekerjaan yang akan kita jalani. Dan mengikuti pandangan orang banyak ketika ingin masuk perguruan tinggi.

Sebagai contoh ketika saya ingin masuk kuliah, saat itu SMA kelas 3 dan harus melanjutkan kuliah. Pandangan kehidupan yang saya inginkan ketika dewasa nantinya pun belum jelas. Karena belum meiliki bakat dan kemampuan yang saya miliki. Alhasil aku mengikuti trend yang ada. Dengan iming – iming nanti setelah lulus akan mendapatkan gaji besar. Jelas nasibnya setelah lulus, dll.

Pekerjaan yang paling diminati anak – anak SMA ketika itu adalah dokter, arsitek, sipil, informatika. Saya ingin mencoba sense menjadi dokter, akhirnya memilih kedokteran. Tuhan berkata lain, saya tidak diterima di kedokteran dan saya keterima di pilihan kedua yaitu teknik lingkungan. Sebenernya pemilihan teknik lingkungan sendiri di pilihkan teman saya, dan saya menyetujuinya.

Setelah saya menjalaninya sampai sekarang ternyata masuklah berbagai info mengenai kedokteran. Maksudnya kendala – kendala yang harus saya hadapi ketika saya masuk jurusan kedokteran. Masih menunggu waktu lama jika berorientasi ke uang. Lebih lama daripada sarjana teknik, harus ini itu, dll. Dengan sangat bersyukur pada Allah SWT karena sudah memberikan jalan yang Allah kehendaki buat saya. Sehingga saya bersyukur masih bisa bertahan sampai sat ini.

Perasaan menyesal tidak diterima di kedokteran pasti ada, karena tujuan saya ingin masuk kedokteran adalah ingin mengangkat nama umi dan abi. Wajarlah sifat itu dimiliki manusia. Tetapi setelah membaca dari banyak pengalaman orang – orang yang sukses, saya bisa bernafas dengan lega dan mengahdapi kehidupan yang sedang saya jalani ini dengan ikhlas.

Banyak yang menginspirasi saya untuk terus maju jika studi yang sedang saya ambil tidak berhubungan denag pekerjaan saya untuk masa depan, diantaranya :

  1. Abi saya, Sukimin, beliau lulusan SMA dan belum menyelesaikan S1-nya jurusan bahasa Inggris. Beliau lebih memilih mengembangkan bisnis yang sedang di geluti sekarang. Tuntutan kehidupan yang memutuskan beliau untuk tidak melanjutkan studinya. Hingga sekarang bisnis yang beliau jalani berbagai macam. Dan terus mencoba – coba bisnis yang lainnya. Walaupun terjadi jatuh bangun yang menyebabkan keuangan keluarga kami naik turun. Tetapi semangat beliau tidak pernah surut untuk mencari ridho Allah dengan menghidupi 12 anaknya. Semoga saja Allah tetap memberikan nikmat yang banyak dari Allah SWT. Amien…
  2. Pakar marketing dunia dari Indonesia. Hermawan Kertajaya. Tahun 1965 beliau masuk ITS jurusan teknik. Saat tingkat 5 beliau memutuskan untuk keluar karena tidak tahan dengan ketidakadaan dosen disana. Sekalipun tidak memiliki gelar sarjana beliau aktif mengajar SMP sejak lulus SMA. Tapi setelah 15 tahun beliau ketahuan Departement Pendidikan dan Kebudayaan tidak punya litel. Uniknya walau tidak memiliki litel beliau terpilih menjadi guru favorit. Beliau juga bekerja mulai dari menjadi pegawai PT Panggung Electronic Industries sampai akhirnya menjadi GM Marketing. Kemudian dia memutuskan untuk kelaur dan memutuskan membangun usaha sendiri. Beliau juga aktif menulis buku, makalah dan essay seputar dunia pemasaran. Beliau merupakan orang Indonesia pertama yang memasuki ranah pemasaran internasional dengan modal yang ia buat sendiri.
  3. Raja kuis dan reality show. Helmy Yahya. Sekalipun Helmy berlatarbelakang akuntansi, helmy bisa belajar dengan cepat dan mudah menyesuaikan diri. Ia memulai karir dari pembuat soal dan meningkat terus sampai menjadi oranag nomor 2 di Ani Sumadi Production. Setelah banyak belajar, helmy akhirnya mendirikan sendiri perusahannya. Kini ia menjadi perusahaan paling aktif dan kreatif dalam menghasilkan kuis dan reality show. Padahal awal studi helmy adalh seorang akuntan dari lulusan STAN D3, DAN D4, kemudian dilanjutkan sekolah keluar negeri di Florida Amerika Serikat. Studi yang ia jalani tidak berhubungan dengan pekerjaanya saat ini.
  4. Kick Andy, talk show paling sukses dan bermutu di Indonesia. Siapa dibalik itu? Apakah seorang wartwan atau reporter yang handal? Ternyata dibalik kesuksesaan acara itu adalah Nady F. Noya. Seorang mahasiswa lulusan Sekolah Tinggi Publiksitik. Ternyata dulu ketika lulus SD ia melanjutkan ke Sekolah Teknik, lalu meneruskan  sekolah ke STM. Perbedaan yang sangat jauh dari studi dengan pekerjaan yang sekarang ia jalani.

Dari beberapa contoh diatas masih berpikir bahwa studi yang kita ambil pasti akan kita jalani pada saat didunia pekerjaan?

Anggapan ini sanggat berbahaya karena akan membatasi karir dan bidang kerja kita hanya pada bidang yang sesuai dengan studi kita.

Sebenarnya banyak hal yang membuat orang itu sukses.

Ada yang sukses karena bakatnya, berhasil karena minatnya, ada yang mencapai puncak karena pergaulannya, Karena lingkungannya, modalnya, pasarnya, dan banyak lagi alasan.

Latar belakang studi hanya satu dari ribuan kemungkinan lain. Jadi tidak perlu memenjara diri untuk berkarir hanya di bidang yang sesuai studi kita saja.

Saatnya kita berhenti menjadikan latar belakang bidang pendidikan yang berbed sebgai alasan untuk membuang peluang dan kesempatan. So, jangan lewatkan peluang!

Jangan menolak perubahan hanya karena Anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengnnya Anda merendahkan nilai yang bisa Anda capai melalui perubahan itu.

Mario Teguh..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.